Rekomendasi 8 Makanan Khas Yaman yang Layak Dicoba

Rekomendasi 8 Makanan Khas Yaman yang Layak Dicoba

Yaman merupakan sebuah negara yang terletak di daerah Jazirah Arab. Dahulu, sebelum slot bet 200 terjadi peperangan, Yaman merupakan sebuah negara yang cukup besar dan indah. Negara ini memiliki warisan budaya dan kuliner yang kaya. Makanan khas Yaman terdapat kemiripan dengan negara-negara lain di dunia Arab, namun selalu ada sentuhan khas negaranya.

Kuliner khas sangat beragam seperti dengan keindahan di negaranya. Kuliner yang popular seperti Maraq yang merupakan hidangan stew domba yang lezat, matfaiya yang berupa potongan kingfish yang lezat, serta ada saltah, sup hangat yang banyak dikonsumsi ketika makan siang. Bagi anda yang penasaran dengan kuliner dari negara Yaman, simak ulasan berikut ini yuk!

1. Saltah

Hidangan nasional Yaman ini diberi nama saltah. Saltah adalah sup hangat yang umumnya disantap untuk makan siang. Saltah dapat disiapkan dengan daging ataupun tidak. Bahan utama yang digunakan dalam saltah yaitu hilbeh, zhug, fenugreek, bumbu yang terdiri dari jinten, cabai, bawang putih minyak, serta ketumbar.

Stew berwarna coklat ditambah hilbeh dan zhug. Jika menggunakan daging, isi dari stew ini sering berupa daging domba atau juga bisa ayam. Nasi, kentang, tomat, sayuran serta telur orak-arik merupakan makanan pendamping saltah yang umum.

Sering kali saltah dihidangkan ketika masih panas di dalam mangkuk yang terbuat dari logam maupun mangkuk batu serta disantap bersama dengan roti pipih Yaman. Roti tersebut dapat berfungsi sebagai alat untuk menyendok makanan.

2. Bint al Sahn

Bint al Sahn adalah makanan khas Yaman yang berupa hidangan manis. Meskipun hidangannya sendiri sederhana sekali tetapi memiliki rasa serta teksturnya luar biasa. Akan tetapi untuk menyiapkan makanan ini serta mendapatkan lapisan roti yang konsistensinya sempurna dibutuhkan kesabaran.

Bint al Sahn merupakan roti yang terdiri dari beberapa lapisan dan bagian atasnya disiram dengan madu yang kemudian diberi taburan biji jintan hitam. Madu dan biji jintan hitam dalam tradisi Islam jika digabungkan menjadi sebuah obat untuk semua penyakit.

Gigitan terbaik dari kuliner unik ini yaitu saat roti benar-benar terendam dalam madu. Dan jika rotinya kekurangan madu, anda dapat menuangkan lebih banyak madu di atasnya. Biji jintan hitam sangat baik untuk rasa manis sehingga bisa menyeimbangkan rasa roti dan madu.

3. Zhoug

Zhoug adalah saus dan bumbu tradisional Timur Tengah yang dipercaya berasal dari Yaman, tapi juga sangat populer di Israel. Umunmnya sausnya terbuat dari cabai hijau atau merah, ketumbar, bawang putih, jinten, garam, kapulaga, dan bermacam bumbu.

Saus ini memiliki banyak versi sehingga orang sering menambahkan tambahan bahan lain ke dalamnya, contohnya seperti jus lemon atau mint. Yang penting untuk zhoug yaitu saus ini harus selalu pedas dan panas. Zhoug setelah disiapkan sering dijadikan pelengkap daging panggang, misalnya topping atau saus untuk sayuran serta terkadang juga dipakai sebagai saus dalam sandwich.

4. Madfoon

Madfoon adalah salah satu dari banyaknya makanan khas Arab yang berbahan dasar kombinasi daging dan nasi. Yang membedakan hidangan khas satu ini yaitu teknik memasaknya. Caranya daging yang dimarinasi kemudian dimasak di dalam lubang yang dibuat di atas pasir yang digali. Setelah itu makanan tadi di masukan dan di atas pasir diberi arang.

Perlahan asap dan juga panas membuat daging jadi matang, namun tetap segar serta empuk dengan memberikan rasa dan aroma yang sedikit smokey. Dipercaya jika metode memasak ini merupakan warisan dari periode nomaden, saat oven tradisional belum ada dan memasak daging di bawah tanah merupakan cara yang terbaik.

Metode ini memanfaatkan alam serta menjaga daging terlindung dari pemangsa yang lapar. Sekarang ini, teknik madfoon, yang biasanya dihubungkan dengan kota Al Hudaydah di Yaman, sudah sedikit mengalami modernisasi, tapi tetap menghasilkan hidangan otentik yang sama.

Hidangan yang dimodernisasi ini terbuat dari ayam dan domba dengan daging yang tersisa di tulang kemudian dibumbui dengan ketumbar, jinten, cengkeh, kunyit dan juga merica. Setelah beberapa jam dimasak, dagingnya akan menjadi empuk dan moist serta memiliki rasa rempah-rempah.

Kemudian daging dihidangkan di atas nasi kunyit dan biasanya makanan ini disertai dengan yogurt dan juga saus cabai pedas. Madfoon hanya dapat ditemukan di restoran khusus di semua Jazirah Arab karena membutuhkan banyak waktu untuk persiapan dan memasaknya.

Baca Juga : 

10 Makanan Tradisional Khas Mesir yang Wajib Dicoba, Kamu Pasti Doyan

Makanan Madagaskar Terkenal Dan Tradisional Yang Harus Anda Coba

5. Maraq

Makanan khas Yaman selanjutnya adalah Maraq. Maraq adalah sup kaldu ayam atau domba khas yang lembut serta aromatik. Hidangan ini secara tradisional biasanya disajikan di awal makan. Setiap keluarga dan restoran memiliki kaldu maraq mereka masing-masing, sehingga mungkin direbus dengan bawang putih, bawang bombay, kunyit, ketumbar, kayu manis, atau merica tergantung pada preferensi pribadi.

Kaldu ini juga dapat digunakan menjadi bahan dasar untuk beragam hidangan lainnya, seperti salta. Salta adalah stew yang juga termasuk kuliner khas Asia Barat. Maraq juga adalah obat alami untuk mereka yang sakit dan sering dihidangkan kepada wanita yang baru melahirkan supaya menguatkan mereka. Untuk menambah rasa, umumnya sup ini dihidangkan dengan irisan lemon segar yang harus diperas.

6. Matfaiya

Hidangan lezat ini memiliki nama matfaiya. Makanan ini terbuat dari potongan kingfish yang dicampur dengan saus tomat yang kental dan kaya rasa, rempah-rempah serta sayuran. Bahan-bahan lain yang ditambahkan pada makanan ini yaitu kaldu ayam, lada hitam, kayu manis, ketumbar, jinten, tomat, bawang, sayuran, dan terakhir air.

Ikan digoreng di kedua sisi dalam panci besar hingaa berwarna kuning kecokelatan dan renyah. Setelah itu di siapkan saus tomat di dalam mangkuk besar. Setelah itu, sebelum disajikan saus tomat ini di siramkan di atas ikan.

7. Aseeda

Makanan khas Yaman selanjutnya adalah aseeda. aseeda atau asida adalah adonan yang moist yang berbahan dasar dari tepung terigu, yogurt, air, garam dan minyak bunga matahari. Kemudian di atasnya diisi dengan kaldu ayam yang kaya akan rasa. Kaldu ini terdiri dari ayam yang telah dimasak, bawang bombay, bawang putih, merica, kapulaga, jinten ketumbar, air dan garam.

Adonan gandum dan kaldu tersebut dihidangkan ketika panas dan pada umumnya hidangan ini dimakan tanpa menggunakan peralatan apa pun. Aseeda dimakan hanya menggunakan satu jari dari satu mangkuk lalu disantap secara komunal. Ketika menyiapkan makanan ini harus berhati-hati dan juga harus terus diaduk sehingga tidak terdapat gumpalan.

Salah satu resep awal dari kuliner khas Yaman yang unik ini ditemukan pada abad ke-13. Sekarang aseeda biasanya dimakan untuk sarapan, makan malam maupun pada saat upacara perayaan tradisional seperti aqiqah.

8. Fahsa

Makanan enak selanjutnya adalah Fahsa. Fahsa merupakan street food Yaman yang populer yang dihidangkan dalam pot tanah liat yang disebut dengan madra. Fahsa merupakan sup yang terbuat dari irisan daging domba dan memiliki rasan yang cukup pedas. Makanan khas Yaman ini harus selalu dihidangkan ketika masih panas.

Untuk menyiapkan fahsa, diperlukan bahan-bahan diantaranya seperti minyak canola, jinten, bawang merah cincang, ketumbar, potongan daging domba berbentuk kubus, pasta hulba, merica, bawang putih cincang, garam, kunyit, dan juga air.

Sementara untuk membuat pasta hulba, bahan- bahan yang dibutuhkan diantaranya adalah bawang putih, jus lemon, cabai hijau, pure tomat, garam, dan air. Fahsa, yang merupakan variasi saltah, dimasak dengan api yang jauh lebih besar sehingga daging domba terlepas dari tulang, mendidih di dalam sup bawang putih serta bawang bombay.

Proses memasak makanan ini diakhiri dengan ditambahkan pasta fenugreek yang sudah dicampur terlebih dahulu dengan tomat yang dimasak secara terpisah di atas menu makan malam tersebut.

Demikianlah makanan khas dan unik yang wajib di coba ketik sedang singgah di Yaman. Makanannya hampir mirip dengan makanan dari daerah Arab lainnya. Hal tersebut karena negara ini memang berada di wilayah jazirah Arab. Sehingga sangat mungkin menemukan makanan Yaman di negara-negara tetangganya. Meskipun demikian, makanan dari negara ini memiliki cirinya tersendiri.